Fengshui
rumah tinggal merupakan salah satu faktor pertimbangan
penting terutama bagi mereka yang bertujuan menempati
bangunan tersebut.
Berikut
ini tip untuk memilih rumah tinggal dari kacamata fengshui.
TIP-1
: Lingkungan Sekeliling Rumah Tinggal
Lingkungan di sekeliling rumah tinggal harus asri. Artinya,
tempatnya bersih dan berada pada posisi yang cukup nyaman.
Tidak dekat dengan tempat pembuangan sampah. Tidak dikelilingi
bangunan-bangunan yang terlalu tinggi di samping kiri-kanan
maupun di depannya. Tanaman di sekeliling bangunan pun
terlihat subur dan segar.
TIP-2
: Kondisi Kontur Tanah
Rumah tinggal yang baik Feng Shui-nya berada pada kontur
tanah yang naik ke belakang, bukan sebaliknya. Rumah yang
berada pada tanah yang menurun ke belakang dipercaya dapat
mengurangi kemakmuran penghuni rumah tersebut. Juga penting
diketahui, apabila ternyata kapling tanah itu telah diurug.
Perhatikan rumah yang berada di depan; apakah kondisi
tanahnya lebih tinggi, sehingga bangunan rumah tinggal
yang diminati itu berada jauh lebih rendah.
TIP-3
: Bentuk Kapling
Bentuk kapling yang baik adalah empat persegi panjang.
Bentuk seperti ini baik, apabila memanjang ke belakang,
dan kurang dianjurkan apabila lebar depan rumah lebih
panjang dari kedalamannya. Bentuk kapling yang melebar
ke belakang (ngantong) acap kali juga diminati, tetapi
sebaiknya tidak mengecil ke belakang. Bentuk kapling yang
kurang beraturan, kurang begitu menguntungkan; perhatikan
pula kapling yang tidak beraturan, apakah berbentuk runcing
menusuk ke dalam kapling; ini adalah kondisi yang tidak
menguntungkan.
TIP-4
: Arah Hadap Pintu Masuk Utama
Arah hadap pintu masuk utama sebaiknya sesuai dengan arah
yang baik bagi kepala keluarga (pria dan wanita). Untuk
itu harus dilihat angka Kua dari kepala keluarga ini.
Untuk pria gunakan rumus: (100 - tahun lahir)/9 sisanya
adalah Kua. Untuk wanita, gunakan rumus: (tahun lahir
- 4)/9 sisanya adalah Kua.
Kua 2,5,6,7, dan 8 termasuk dalam kelompok Barat, dan
arah hadap pintu masuk utama adalah : Barat, Barat Laut,
Barat Daya, atau Timur Laut. Kua 1, 3, 4, dan 9 termasuk
dalam kelompok Timur, dan arah hadap pintu masuk utama
adalah : Timur, Utara, Selatan atau Tenggara.
Contoh perhitungan :
Pria kelahiran 1953 memiliki Kua = (100-53)/9 sisa 2 (BARAT)
Wanita kelhiran 1977 memiliki Kua = (77- 4)/9 sisa 1 (TIMUR)
TIP-5
: Tata Letak Interior
Tata letak interior perlu memperhatikan beberapa prinsip
penting. Terutama ialah: dapur tidak terletak di sektor
utara (karena utara simbol air, sedang dapur adalah api);
kamar mandi/WC tidak terletak di sektor selatan (karena
selatan adalah simbol api, sedang kamar mandi/WC adalah
simbol air). Selain itu, hindari rumah dengan letak tangga,
dapur, atau kamar mandi/WC berada persis di tengah rumah.
Hindari juga rumah yang pintu depannya langsung melihat
ke arah tangga, pintu dapur, maupun pintu kamar mandi/WC.
TIP-6
: Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan yang sederhana dan beraturan lebih baik
daripada bentuk bangunan yang tidak beraturan dan bentuk
dasar yang beraneka ragam. Apabila sebagian bangunan itu
bertingkat, maka posisi tingkatnya sebaiknya berada di
bagian belakang bangunan, bukan sebaliknya.
TIP-7
: Dimensi Waktu
Saat transaksi pembelian rumah tinggal dan saat menempati
bangunan merupakan hal yang penting. Ada baiknya tidak
melakukan aktivitas penting pada tahun-tahun ciong. Pasangan
ciong adalah ular-babi; naga-anjing; kelinci-ayam; harimau-monyet;
kerbau-kambing; dan tikus-kuda.
TIP-8
: Andalkan Intuisi Anda
Setelah mempertimbangkan ketujuh tip di atas, maka yang
terakhir perlu diperhatikan adalah andalkan intuisi Anda
sendiri. Ketika melihat bangunan yang diminati, perhatikan
semua aspek bangunan itu dari luar hingga masuk ke dalam
dan cobalah rasakan, apakah rumah itu akan cocok dengan
Anda. Anda dengan cepat dapat mengetahui dan merasakan
apakah ada kecocokan dengan bangunan rumah tinggal itu.
Kesan pertama ini menjadi penting untuk diperhatikan.